Wednesday, July 18, 2007

Shortcut Floppy untuk Level User

Fedora Core 5 memiliki keanehan [bug(?)] pada saat mengakses floppy pada level users, yaitu Permission Denied alias tidak ada ijin selain root. Nah... untuk mengatasi hal tersebut, coba deh ikutin salah satu alternatif di bawah ini...

1. Klik kanan pada dekstop, pilih Create New :: Link to Device :: Floppy Device...

2. Langsung tekan OK pada window properti yang muncul

3. Next, dari mc, buka file Floppy Device yang baru saja dibuat

4. Edit parameter menjadi sebagai berikut:
[Desktop Action Format]
Exec=kfloppy %v
Name=Format

[Desktop Entry]
Actions=Format;
Dev=/dev/fd0
Encoding=UTF-8
Icon=3floppy_mount
;MountPoint=/media/floppy
ReadOnly=false
Type=FSDevice
UnmountIcon=3floppy_unmount
X-KDE-Priority=TopLevel

5. Sekarang, pastikan file /etc/fstab sudah memiliki line link ke device floppy. Jika tidak ada silahkan di tambahkan, jika ada edit hingga menjadi seperti ini:
LABEL=/1 / ext3 defaults 1 1
LABEL=/boot1 /boot ext3 defaults 1 2
devpts /dev/pts devpts gid=5,mode=620 0 0
tmpfs /dev/shm tmpfs defaults 0 0
proc /proc proc defaults 0 0
sysfs /sys sysfs defaults 0 0
LABEL=SWAP-sda2 swap swap defaults 0 0
/dev/fd0 /media/floppy auto noauto,users 0 0

6. Pastikan juga direktori /media/floppy dengan permission mode 777 sudah dibuat. Jika belum, dari terminal ketik:
# mkdir /media/floppy
# chmod 777 /media/floppy



7. Selesai, shortcut floppy siap digunakan

Labels:

Thursday, October 19, 2006

Problem Di VFAT (DATA)

Problem:
Mas Eko, kasus listrik mati kadang2 bisa membuat file system di /data jadi read only. Direboot kadang bisa kembali normal, tapi kadang enggak. Sudah ada 3 kasus di cabang yang macam ini. Penjelasannya bagaimana? Memang vfat nggak sepenuhnya di-support sama FC4, po?
Jogja IT

Penyebab:
Implikasi parameter di FSTAB (Masih dugaan)

Solusi:
Karena ini masih dugaan (PUSTI belum pernah menemukan kasus seperti ini), silakan wong Jogja untuk merubah parameter yang ada di file /etc/fstab

Yang sebelumnya:
/dev/hdax      /data      vfat      defaults      0 0

Menjadi:
/dev/hdax      /data      vfat      users,rw,owner,umask=000      0 0

Atau cukup mengganti parameter defaults menjadi users,rw,owner,umask=000. Segera laporkan jika ada perkembangan

Labels:

Wednesday, October 18, 2006

Update Kernel Fedora Core 4

Update kernel ditujukan untuk mengatasi permasalahan bug yang ada misal kegagalan deteksi hardware yang terjadi, seperti kasus Mr. Wayan dari Kanwil Balikpapan (yg baru diketahui, klik disini untuk melihat masalahnya). Sesuai dengan dokumentasi yang saya temukan, peningkatan kernel ini SEHARUSNYA dapat memecahkan persoalan tampilan GUI XWindow dari komputer Wearnes yang tidak kompatibel atau beberapa jenis modem yang sebelumnya tidak pernah dideteksi (selain dari chipset Connexant, walaupun ini belum diuji sepenuhnya oleh PUSTI karena keterbatasan hardware).

Dokumen ini saya tulis sekali lagi semata2 untuk kalangan luas yang menggunakan LINUX pada umumnya atau Fedora Core 4 pada khususnya. Karena saya terlibat di project KDE (lihat disini dan disitu), paling tidak penyampaian metode open source untuk umum tetap saya buka seluas-luasnya.

Oke, kita mulai bagaimana cara mengupdate kernel. Asumsikan, FC4 harus fresh, dalam artian tidak ada kerusakan system sebelumnya.

1. Download kernel terbaru disini (40 MB)
2. Dari console (atau terminal), install kernel tersebut dengan perintah
rpm -ivh kernel-2.6.17...
3. setelah install, akan terbentuk direktori baru di /usr/src/redhat. Masuk ke direktori tersebut
cd /usr/src/redhat/SOURCES
4. Temukan file linux-2.6.17.tar.bz2, lalu ekstrak dengan menggunakan perintah
tar xjfv linux-2.6.17.tar.bz2
5. Buat simbolik link dengan perintah
ln -s /usr/src/redhat/SOURCES/linux-2.6.17 /usr/src/linux
6. kemudian, masuk ke direktori simbolik link tadi
cd /usr/src/linux
7. Bersihkan konfigurasi awal
make mrproper
8. Konfigurasikan kernel baru dengan perintah
make menuconfig
9. Akan tampil window baru, jangan pusing2. Kita hanya menggunakan opsi standar dari kernel baru ini. Langsung saja tekan Exit dan Yes untuk menyimpan konfigurasi
10. Bersihkan hasil kompilasi dengan perintah
make clean
11. Buat image vmlinuz dengan perintah
make bzImage
12. Buat modul aktif yang baru kita kompil dengan perintah
make modules
13. Instal modul ini dengan perintah
make modules_install
14. Selesai kompilasi modul, copy file bzImage ke direktori /boot
cp /usr/src/linux/arch/i386/boot/bzImage /boot/vmlinuz-2.6.17
15. Satu lagi, copy file System.map ke direktori /boot
cp /usr/src/linux/System.map /boot/System.map-2.6.17
16. Buat simbolik link untuk file boot vmlinuz
ln -s /boot/vmlinuz-2.6.17 /boot/vmlinuz
17. Buat simbolik link kedua untuk file boot System.map
ln -s /boot/System.map-2.6.17 /boot/System.map
18. Buat file init boot dengan perintah
/sbin/mkinitrd /boot/initrd-2.6.17.img 2.6.17
19. Edit Grub
Dari file sebelum:
default=0
timeout=5
splashimage=(hd0,0)/boot/grub/splash.xpm.gz
hiddenmenu
title Fedora Core (2.6.11-1.1369_FC4)
root (hd0,0)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.11-1.1369_FC4 ro root=LABEL=/ rhgb quiet
initrd
/boot/initrd-2.6.11-1.1369_FC4.img
title windows
rootnoverify (hd0,4)
chainloader +1
Menjadi:
default=0
timeout=5
splashimage=(hd0,0)/boot/grub/splash.xpm.gz
hiddenmenu
title Kernel Anyar FC4 (2.6.17)
root (hd0,0)
kernel
/boot/vmlinuz-2.6.17 ro root=LABEL=/ rhgb quiet
initrd
/boot/initrd-2.6.17.img

title Fedora Core (2.6.11-1.1369_FC4)
root
(hd0,0)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.11-1.1369_FC4 ro root=LABEL=/ rhgb quiet
initrd /boot/initrd-2.6.11-1.1369_FC4.img
title windows
rootnoverify
(hd0,4)
chainloader +1
(Tambahkan yang memiliki huruf tebal, ikuti aturan penulisan sesuai file aslinya)
20. Install ulang grub loader dengan perintah
/sbin/grub-install hd0
21. Selesai! Reboot
22. Setelah loading, buktikan kernel baru dengan perintah
uname -r
Jika benar, maka akan tampil tulisan
2.6.17

Labels:

Saturday, August 12, 2006

Swap Error

  1. Buka Terminal coi
  2. Masuk ke folder /root
  3. Create file swap manual dgn perintah:
    dd[spasi]if=/dev/zero[spasi]of=swapfile[spasi]bs=1024[spasi]count=524288 (enter)
    keterangan:
    a. 524288 dalam satuan byte (= 512 MB)
    b. Jika tidak bisa, untuk sementara gunakan 65536 (=64 MB)
  4. Ubah permission swapfile dgn perintah:
    chmod[spasi]600[spasi]swapfile (enter)
  5. Jadikan swapfile permanen dgn perintah:
    mkswap[spasi]swapfile (enter)

    --> Di layar akan muncul:
    Setting up swapspace version 1, size = ... Kb
    bla...bla...bla...
  6. Terakhir, apply swapfile menjadi swap beneran dgn perintah:
    swapon[spasi]swapfile (enter)

    atau :
    Masuk ke file /etc/rc.d/init.d/cups
    Cari entri kata “start” lalu edit baris dibawahnya & masukkan perintah:
    swapon[spasi]/root/swapfile &
    Contoh sebelum:
    start () {
    echo -n $"Starting $prog: "
    config
    Contoh sesudah:
    start () {
    swapon /root/swapfile &
    echo -n $"Starting $prog: "
    config
  7. Restart & Selesai gitu loh

Labels: